Mendaki Gunung di Musim Penghujan

Table of Contents

Mendaki gunung di musim hujan terkadang tidak bisa dihindari. Waktu biasanya yang membuat kita memilih untuk mendaki di musim hujan. Atau memang sengaja mencari sensasi sendiri ketika mendaki di musim hujan. Apapun alasannya, satu hal yang tidak bisa diabaikan yaitu tetap mengutamakan kesematan.

Tentu ada beberapa perbedaan ketika mendaki di musim hujan dan musim kemarau. Suhu ketika musim penghujan sebenarnya tidaklah sedingin ketika musim kemarau. Namun basah dan lembab menjadi masalah tersendiri yang kadang membuat tubuh kita kewalahan, cepat lelah dan mudah sakit. Karena itu persiapan ketika mendaki di musim penghujan agak sedikit berbeda.

Berikut apa saja yang perlu dipersiapkan ketika mendaki di musim hujan :

Hal pertama dan paling utama dipersiapkan adalah fisik kita

Hanya dengan fisik yang dalam prima segala rintangan dapat diatasi. Cuaca buruk tentu saja akan membuat stamina menurun, maka pastikan tubuh kita dalam kondisi yang baik ketika akan mendaki.


Jika memungkinkan pilihlah gunung dengan jarak tempuh yang pendek dan tidak terlalu tinggi.

 Bukan berarti tidak diperbolehkan untuk mendaki yang lebih tinggi, namun dengan gunung yang mempunyai jarak tempuh yang pendek akan memperkecil resiko yang akan kita hadapi.

Pengetahuan mengenai medan gunung yang akan kita daki 

bahkan ketika mendaki di musim keringpun ini sangat penting, apalagi di musim penhujan. Jarak, waktu tempuh dan tempat kita akan beristirahat, harus diperhitungkan dengan matang. 

Bawa perlengkapan yang memang benar-benar diperlukan, 

ponco dan jas hujan jangan sampai tertinggal. Sleeping bag juga jangan sampai terlewatkan. Bungkus dengan kantong plastik, jangan biarkan air masuk sedikitpun. Kebanyakan kasus-kasus hipotermia terjadi ketika musim hujan. Oleh karena itu perlengkapan khususnya untuk menghangatkan badan harus dijaga baik-baik.

Packing seringkas mungkin. 

Bungkus semua barang dengan kantong plastik, terutama sleeping bag !  lapisilah carrier dengan trashbag. 


Pakailah pakaian-pakaian jenis quick-dry. 

Pakaian ini sangat ringan ketika basah dan tentu saja tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kering.

Bawa alat dan bahan pengering, 

kanebo menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk mengeringkan perlengkapan yang basah atau tenda yang kebanjiran. Dan Koran juga bisa digunakan, namun hanya sekali pakai saja. Baju dan juga sepatu bisa kita keringkan dengan kanebo dan koran ini. bagaimana caranya, kita bahas di artikel berikut...

Tetap Gunakan Sepatu

Kemarau atau Penghujan tetap pakai sepatu sebagai alas kaki utama. Terkadang ada yang beralasan karena sepatunya tidak anti air lantas memakai sandal, namun di kondisi tanah basah sandal akan menjadi sangat tidak aman karena bagian alas pada kaki akan sangat licin.

Memilih tempat Camp

Jangan pilih tempat mendirikan tenda di dekat lereng yang berpotensi longsor. ketika musim penghujan lereng-lereng di gunung sangat rentan sekali longsor. pilihlah tempat yang aman dan sebisa mungkin jauh dari lereng.

Hal yang paling penting adalah kehati-hatian dan peka terhadap perubahan cuaca. Menjaga tubuh tetap hangat adalah kunci penting, caranya adalah dengan berjalan pelan dengan sedikit saja instirahat. Tidak perlu memaksakan diri, jika tidak memungkinkan untuk meneruskan perjalanan. 





Post a Comment